Minggu, 29 November 2015

Tugas Mata Kuliah Aplikasi Komputer

GLOBALISASI

A.    LandasanTeoritis
1.      Pengertian Globalisasi
Menurut Achmad Suparman “Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah”.
Menurut Emanuel RitcherGlobalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.”
Selanjutnya John Huckle mengemukakan bahwa globalisasi adalah suatu proses dengan mana kejadian, keputusan, dan kegiatan di salah satu bagian dunia menjadi suatu konsekuensi yang signifikan bag iindividu dan masyarakat di daerah yang jauh.
Sedangkan Albrow mengungkapkan bahwa globalisasi adalah keseluruhan proses di mana manusia di bumi ini diinkorporasikan (dimasukkan) ke dalam masyarakat dunia tunggal, masyarakat global. Karena proses ini bersifat majemuk, kita pun memandang globalisasi di dalam kemajemukan.
Adapun Emanuel Ritcher berpendapat Globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.”

B.   Pembahasan
1.    Pengertian Globalisasi
Globalisasi atau globalization (Inggris) atau globe, artinya mendunia atau bola dunia. Berdasarkan asal bahasanya, globalisasi adalah mengupayakan keadaan politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang bersifat lokal menjadi berskala dunia atau internasional. Globalisasi juga dapat didefinisikan sebagai proses menyatunya masyarakat dunia yang bersifat umum (global), yang batas-batas antar negara luluh sehingga peralihan aspek-aspek kehidupan antarnegara berjalan cepat.
Globalisasi menggambarkan, bahwa warga dunia semakin menyatu. Mereka memiliki pola hubungan yang semakin erat. Kehidupan dunia seperti digambarkan sebagai desa yang mengglobal (global village). Dengan globalisasi seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terikat satu sama lain, mewujudkan suatu tatanan kehidupan baru dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat.


2.    Penyebab Terjadinya Globalisasi
A.Faktor  Ekstern
  •  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknology (Iptek).
  • Penemuan sarana komunikasi yang semakin canggih.  
  • Adanya kesepakatan internasional tentang pasar bebas.MOdersisasi atau pembaruan di berbagai bidang yang dilakukan negara-negara di dunia mempengaruhi negara lain untuk mengadupsi atau meniru hal yang sama.
  • Keberhasilan perjuangan prodemokrasi di beberapa negara di dunia sedikit banyak memberi inspiransi bagi munculnya tuntutan tranparansi dan globalisasi di sebuah negara.
  • Meningkatnya peran dan fungsi lembaga-lembaga internasional.
  •  Perkembangan HAM.
B.Faktor Intern 
  •  Ketergantungan sebuah negara terhadap negara-negara lain di dunia.
  •  Kebebasan pers.
  • Berkembangnya transparansi dan demokrasi pemerintahan.
  • Munculnya berbagai lembaga politik dan lembaga awadaya masyarakat.
  • Berkembangnya cara berpikir dan semakin majunya pendidikan masyarakat.


3.        Ciri-ciri Globalisasi

Ciri-ciri Globalisasi Secara Utama 
  • Multilateralisme: kekuasaan badan-badan antar pemerintah yang telah menjadi kepanjangan tangan ekspansi global kapitalisme.
  • Transnasionalisasi: menguatnya monopoli dan konsentrasi modal serta kekuasaan kepada korposasi-korporasi besar di dunia.
Ciri-ciri Globalisasi Secara Fenomena 
  • Perubahan dalam konsep ruang dan waktu.
  • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung, sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa.
  • Meningkatnya masalah bersama seperti di bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain sebagainya.
Ciri-ciri Globalisasi Secara Lainnya
Kebijakan-kebijakan nasional (seperti dalam bidang-bidang sosial budaya, ekonomi, dan teknologi) yang sekarang berada dalam yurisdiksi suatu pemerintahan dan masyarakat dalam suatu wilayah bergeser menjadi di bawah pengaruh atau di proses badan-badan internasional atau perusahaan besar serta pelaku ekonomi keuangan internasional.
Ciri-ciri Globalisasi Secara Umum
Ciri-ciri globalisasi secara umum yaitu meningkatnya/berkembangnya teknologi teknologi informasi dan komunikasi yang memudahkan manusia berinteraksi tanpa bertatapan wajah dan memudahkan mendapatkan informasi dari negara/daerah lain tanpa perlu datang ke negara/daerah tersebut. Berubahnya cara berfikir orang-orang dan berorientasi pada masa depan.
4.        Macam-macam Globalisasi Ekonomi
Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, di mana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.
Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di suatu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.
Perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:
a.       Globalisai produksi. Di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.
b.      Globalisasi pembiayaan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambugan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari mancanegara.
c.       Globalisasi tenaga kerja. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas. Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja.
d.      Globalisasi jaringan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV, radio, media cetak, dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh: KFC, celana jeans Levi’s, atau hamburger melanda pasardi mana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia (baik berdomisili di kota ataupun desa) menuju selera global.
e.       Globalisasi perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan fair.

5.        Pengaruh Positif dan Dampak Negatif dari Globalisasi
Arus globalisasi yang melanda seluruh dunia mempunyai pengaruh dan dampak bagi bidang sosial budaya suatu bangsa. Pada awalnya globalisasi hanya dirasakan di kota-kota besar di Indonesia. Namun dengan adanya kemajuan teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi globalisasi juga telah menyebar ke seluruh penjuru tanah air. Arus globalisasi yang penyebarannya sangat luas dan cepat tersebut membawa dampak positif dan negatif. Pengaruh positif globalisasi antara lain:
a.       Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.
b.      Kejuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
c.       Tingkat kehidupan yang lebih baik.
d.      Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik.
e.       Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri.
f.       Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan manusia.
g.      Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi).
h.      Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.
i.        Berkembangnya turisme dan pariwisata.
j.        Meningkatkan pembangunan negara.

Selain berpengaruh positif, globalisasi juga menimbulkan banyak dampak negatif. Beberapa dampak negatif tersebut adalah sebagai berikut:
a.       Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat.
b.      Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/darurat, misalnya sakit, kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang.
c.       Maraknya penyelundupan barang ke Indonesia.
d.      Perusahaan dalam negeri lebih tertarik bermitra dengan perusahaan dari luar, akibatnya kodisi industri dalam negeri sulit berkembang.
e.       Terjadi kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.
f.       Menghambat pertumbuha sektor industri.
g.      Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme).
h.      Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama..
i.        Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya.


j.        Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara.